Jumat, 24 April 2015



MENDIDIK ANAK MEMBACA AL-QUR’AN SEJAK DINI

Semua orang tua pasti berharap anak-anaknya menjadi anak yang sholeh/sholehah kan?. Anak yang berbakti kepada Allah SWT dan RasulNya serta berbakti kepada kedua orang tuanya. Salah satu caranya adalah dengan mendidik anak untuk mebaca Al-Qur’an dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur'an adalah kitab suci yang diturunkan Allah kepada Rasulullah SAW.  Al-Qur'an merupakan sumber hukum yang pertama bagi orang muslim.  Al-Qur'an adalah ilmu yang paling mulia, karena itulah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya bagi orang lain akan mendapatkan kemuliaan dan  kebaikan. Selain mendatangkan pahala bagi yang membacanya, Al-Qur’an juga bisa menjadi obat,penenang harti yang gundah. Selain itu orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan syafaat pada hari kiamat kelak. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :
“Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya pada hari kiamat akan hadir memberikan pertolongan bagi orang-orang yang senantiasa membacanya.”
Oleh karena itu, sebagai orang tua hendaknya kita berusaha memperkenalkan Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada anak-anak sedini mungkin. Sebab pada usia kanak-kanak (0-6 tahun) otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi. Itulah masa-masa dimana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu, banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas anak. Masa-masa itulah yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin agar mereka lebih mudah mempelajari Al-Qur’an dan menghafalkannya.
Sebagai orang tua, kita harus terampil dalam mengjari anak-anak membaca Al-Qur’an dan membiasakan hafalan kepada mereka. Hal itu dapat dilakukan sejak anak masih dalam kandungan, ketika anak masih dalam kandungan orangtua seharusnya sering memperdengarkan bacaan-bacaan Al-Quran. Selain itu orang tua dapat mengenalkan Al-Quran pada anak dengan cara bermain. "Misalnya, melafalkan huruf-huruf hijaiyah sambil dinyanyikan.  Cara lain yang juga cenderung lebih mudah adalah dengan memperdengarkan kaset-kaset bacaan Al-Quran anak-anak. Orang tua juga dapat membantu anak menghafal dengan memperlihatkan gambar atau video.
Selain itu orang tua juga dapat  memberikan motivasi kepada anak agar mereka mau mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya. Hal itu dapat dilakukan dengan cara memberikan hadiah kepada anak atau dengan memberi pujian kepada anak. Selain itu orang tua juga dapat memberi cerita atau dongeng kepada anak agar anak dapat merenungkan dan memikirkan nilai-nilai baik dan buruk yang terkandung didalamnya .
Dengan menanamkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an sejak dini, maka kecintaan itu akan bersemi pada masa dewasanya nanti dan akan berpengaruh bagi perilakunya sehari-hari. Jadi, semuanya tergantung pada orangtua. Jika orangtua peduli pada kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an, orangtua harus berusaha meluangkan waktu  untuk memperkenalkan anak-anak  pada Al-Qur’an sejak bayi dan mengajarkan membacanya ketika mereka sudah mampu berkomunikasi. Jika anak-anak sudah mulai mencintai Al-Qur’an kita juga yang akan mendapatkan manfaatnya diakhirat nanti. Orangtua yang sanggup mendidik anaknya dengan Al-Qur’an hingga anaknya mampu membaca dengan lancar kitab suci tersebut mereka akan diampuni dosa-dosanya. Selain itu orangtua yang sanggup mendidik anak mengahafal Al-Qur’an dengan baik, mereka akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam rupa bulan purnama. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :
“Barangsiapa mengajarakan Al-Qur’an kepada anaknya dengan melihat, maka diberikan kepadanya ampunan atas dosa-dosa yang lalu dan dosa-dosa yang akan datang. Barangsiapa mengajarkan kepada anaknya secara hafalan maka Allah akan membangkitkan kelak dalam rupa rembulan pada malam purnama, dan dikatakan kepada anaknya  “Bacalah”. Setiap kali anaknya membaca ayat Allah azza wa jalla mengangkat derajat ayahnya, sehingga akhir ayat Al-Qur’an yang dibaca atau dihafal anaknya.” (HR. Thabrani dari Anas bin Malik r.a)


0 komentar:

Posting Komentar